Pinjaman Dana Tunai

Pinjaman Dana Tunai Berbasis Online

Belakangan ini marak sekali pemberitaan tentang pinjaman dana tunai berbasis online. Banyak aplikasi yang memudahkan proses pinjaman dana dengan syarat yang sangat mudah. Jadi, semakin banyak orang yang melakukan pengajuan peminjaman dana via online ini.

Hampir sama dengan kredit tanpa agunan, pinjaman dana tunai berbasis online ini tidak memerlukan aset untuk dijaminkan. Hanya bermodal KTP dan mengisi sebuah formulir yang bisa langsung diunduh, anda dapat mengantongi uang pinjaman dalam waktu beberapa jam saja.

Proses yang terbilang sangat mudah ini menjadikan pinjaman dana berbasis online digandrungi banyak orang. Hanya dengan klik mouse atau menyentuh layar ponsel pintar, anda dapat dengan mudah mengajukan pinjaman dana dengan nominal tertentu. Tidak perlu repot mengantri dan mengeluarkan ongkos transportasi.
Jika syarat yang dibutuhkan sudah terpenuhi, dalam hitungan hari atau hitungan jam, dana yang anda ajukan akan segera dicairkan ke rekening anda.

Proses yang mudah tak serta-merta menjadikan pinjaman jenis ini menguntungkan. Ada kerugian yang bisa menghampiri anda ketika memtuskan untuk mengajukan pinjaman tunai berbasis online ini.

Bila anda keliru dalam memilih penyedia pinjaman dana online, ada kemungkinan data pribadi yang anda berikan disalahgunakan oleh pihak penyedia layanan pinjaman online tersebut. Maka dari itu, pastikan anda mengantongi perjanjian agar data anda tetap aman. Anda juga harus memastikan situs pinjaman online tersebut memiliki sistem keamanan yang mumpuni, agar tidak mudah diretas.


Baca Juga : Hal yang Mendorong Berkembangnya Fintech

Sebelum anda mengajukan pinjaman pada sebuah aplikasi atau laman web, pastikan kredibilitas dari penyedia dana tersebut. Salah satu hal yang anda pastikan adalah penyedia pinjaman dana ini terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Kemudahan dalam pengajuan pinjaman dana menjadi hal yang menarik untuk bertransaksi, tapi bagaimana dengan suku bunga yang diterapkan pada pinjaman dana berbasis online ini?

Jika anda mengajukan pinjaman di bank, anda akan dikenakan suku bunga dasar kredit (SDBK) sesuai yang sudah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI). Namun, lain halnya jika anda melakukan pengajuan pinjaman dana di lembaga non-bank. Anda harus siap mendapatkan suku bunga yang tinggi, bahkan ada yang menerapkan suku bunga hingga 2%.

Masing-masing pihak mempunyai pertimbangan sendiri dalam menentukan suku bunga. Kita sebagai konsumen perlu lebih bijak lagi dalam menentukan pilihan agar tidak merugikan.

Seberapa mudah dan menggiurkannya pinjaman dana tunai berbasis online, anda tetap harus waspada dengan kemungkinan-kemungkinan yang ada. Jangan sampai anda terjebak dalam tawaran menggiurkan yang akhirnya malah akan merugikan diri anda sendiri. Dan juga jika anda memilih melakukan pinjaman dana online, pastikan aplikasi atau situs yang anda tuju terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).